My Family...My Life

My Family...My Life

Saturday, January 29, 2011

Renungkan dan selamat beramal








Bila kita memulakan sesuatu...

Kadang-kadang kita lupa letakkan niat

Kadang-kadang kita lupa letakkan usaha,


Kadang-kadang kita tunggu disergah baru hendak mengolah,


Sebab tu bila kerja tak menjadi,


Kita mula angkat kaki...


Bila kita berusaha...Kadang-kadang lupa pula hendak berdoa,

Siang malam kerah tenaga dan masa...


Sebab tu bila kerja masih tak sempurna,


Kita mudah putus asa.
..


Bila kita berniat, berusaha dan berdoa...


Kadang-kadang kita lupa pula untuk bertawakkal pada Yang Esa.


Bertawakal pun pada bicara tapi di hati masih buta.


Sebab tu bila dilanda masalah,


Kita marah tak tentu hala...




Bila kita berniat, berusaha, berdoa dan bertawakal...


Kadang-kadang kita tetap alpa,


Nak sebut Alhamdulillah pun payah,


Berdoa pun sekali sekala,


Bersyukur sekejap cuma..




Sebab tu bila kita berjaya,


Allah datangkan ujian dan musibah...


Supaya kita ingat dan kembali ke jalan redha,


Tetapi kita kecewa sampai mencari jalan mudah..


Membenci diri memusuhi nadi.




Sedangkan..
.

Kita manusia ciptaan Allah,

Allah takkan lupa pada langkah kita.


Tapi sememangnya lahiriah kita,


Kadang-kadang lebih suka dipuji,


Sebab itu kita jarang memuji Yang Maha Terpuji,


Kadang-kadang lebih suka dicintai,


Sebab itu kita lupa menyintai Yang Maha Menyintai,


Kadang-kadang kita lebih suka menyendiri,


Tapi lupa Allah sedang memerhati.
..


Sebab itu teruskanlah bermuhasabah pada pencipta,


Kerana dalam firman Allah;


Bernafas di udara yang sama,


Bila lemah Allah itu ada,


Bila derita Allah itu bersama,


Senang, susah, sedih, gembira..
.


Kadang-kadang kita lupa baca Bismillah


Sebab tu bila ada masalah,
Kita cepat menyerah...


Bila kita berniat..
.

 
Kerana itu..

Pada masalah harus bersabar dan redha

Pada ujian harus tabah dan teguh
.

Pada kegagalan harus usaha, doa dan tawakkal

Sama tetapi tidak serupa,

Kerana kejayaan di dunia bukan pengukur kejayaan di sana


Kekayaan harta di dunia bukan jaminan kebahagiaan di sana


Kesusahan dan penderitaan di dunia belum tentu bersambung di sana


Kealpaan kita di dunia pasti menjadi kesakitan kita di sana
...


Di sana itulah yang perlu kita kejar,


Agar dunia mengikuti dengan redha...




Di sana,


Akhirat yang pasti.
..

Syurga yang terindah,


Atau


Neraka yang menyala!

 

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya. (Ar-Ra'd:11)"
 


Renung –renungkan & selamat beramal…..

 

Boring Saturday......


Oh my God, this saturday is such a boring one....
woke up late then rushed to the market and nothing much left... so bought chicken, rebung and other vegetables....

before cooking, accompanied nasrul to the Centre Point to buy his neccesities for his enrolment in the Science School next week.....RM500 gone...ha ha ha...

came back from Centre Point, prepared lunch...simple lunch...rebung masak lemak & fried chicken...that's about all....

played carom with Along for a while and had a short nap .....did some reading then started blogging again....writing is my passion so i sit down and tried to write whatever in mind....

unexpected weather for the day, sometimes it rains, then stop and started to rain again....the wind blew so hard....banging all the doors and windows at home...but the weather was actually nice and cooling....

quite lazy to cook anything for tea...so just had hot milo and biscuits....actually, lazing around is the best thing to do now.......


Friday, January 28, 2011

Very touching Mother facts !




 When you came into the world, she held you in her arms.
 You thanked her by wailing like a banshee.

 When you were 1 year old, she fed you and bathed you.
 You thanked her by crying all night long.

 When you were 2 years old, she taught you to walk.
 You thanked her by running away when she called.

 When you were 3 years old, she made all your meals with love.
 You thanked her by tossing your plate on the floor.

 When you were 4 years old, she gave you some crayons.
 You thanked her by coloring the dining room table.

 When you were 5 years old, she dressed you for the holidays.
 You thanked her by plopping into the nearest pile of mud.

 When you were 6 years old, she walked you to school.
 You thanked her by screaming, "I'M NOT GOING!"

 When you were 7 years old, she bought you a baseball.
 You thanked her by throwing it through the
 next-door-neighbor's window.

 When you were 8 years old, she handed you an ice cream.
 You thanked her by dripping it all over your lap.

 When you were 9 years old, she paid for piano lessons.
 You thanked her by never even bothering to practice.

 When you were 10 years old, she drove you all day, from
 soccer to gymnastics to one birthday party after another.
 You thanked her by jumping out of the car and never looking back.

 When you were 11 years old, she took you and your friends to the movies.
 You thanked her by asking to sit in a different row.

 When you were 12 years old, she warned you not to watch certain TV shows.
 You thanked her by waiting until she left the house.

 Those teenage years
 When you were 13, she suggested a haircut that was becoming.
 You thanked her by telling her she had no taste.

 When you were 14, she paid for a month away at summer camp.
 You thanked her by forgetting to write a single letter.

 When you were 15, she came home from work, looking for a hug.
 You thanked her by having your bedroom door locked.

 When you were 16, she taught you how to driver her car.
 You thanked her by taking it every chance you could.

 When you were 17, she was expecting an important call.
 You thanked her by being on the phone all night.

 When you were 18, she cried at your high school graduation.
 You thanked her by staying out partying until dawn.
 Growing old and gray

 When you were 19, she paid for your college tuition,
 drove you to campus, carried your bags.
 You thanked her by saying good-bye outside the dorm so you wouldn't
 be embarrassed in front of your friends.

 When you were 20, she asked whether you were seeing anyone.
 You thanked her by saying, "It's none of your business."

 When you were 21, she suggested certain careers for your future.
 You thanked her by saying, "I don't want to be like you."

 When you were 22, she hugged you at your college graduation.
 You thanked her by asking whether she could pay for a trip to Europe.

 When you were 23, she gave you furniture for your first apartment.
 You thanked her by telling your friends it was ugly.

 When you were 24, she met your fiance and asked about your plans for the future.
 You thanked her by glaring and growling, "Muuhh-ther, please!"

 When you were 25, she helped to pay for your wedding, and she cried and told
 you how deeply she loved you.
 You thanked her by moving halfway across the country.

 When you were 30, she called with some advice on the baby.
 You thanked her by telling her, "Things are different now."

 When you were 40, she called to remind you of an relative's birthday.
 You thanked her by saying you were "really busy right now."

 When you were 50, she fell ill and needed you to take care of her.
 You thanked her by reading about the burden parents become to their children.


 And then, one day, she quietly died. And everything you never did came
 crashing down like thunder.

 "Rock me baby, rock me all night long."
 "The hand who rocks the cradle...may rock the world".

 Let us take a moment of the time just to pay tribute/show appreciation to
 the person called MOM though some may not say it openly to their mother.

 There's no substitute for her. Cherished every single moment.
 Though at times she may not be the best of friends, may not agree to our
 thoughts, she is still your mother!!!

 She will be there for you...to listen to your woes, your braggings, your
 frustations, etc.

 Ask yourself.....have you put aside enough time for her, to listen to her
 "blues" of working in the kitchen, her tiredness???

 Be tactful, loving and still show her due respect though you may have a
 different view from hers.
 Once gone, only fond memories of the past and also regrets will be left.

 **DON'T TAKE FOR GRANTED THE THINGS CLOSEST TO YOUR HEART. CLING TO THEM AS
 U WOULD YOUR LIFE, FOR WITHOUT THEM, LIFE IS MEANINGLESS*



Semoga roh mak (arwah ibu and arwah mak) dicucuri rahmat dan diletakkan di tempat-tempat orang-orang yang beriman



Amin.....Ya rabbal 'alamin....

If you have time, read this.....


Salam ceria hari Sabtu.....and a good saturday morning to all friends and families.....

"Pada zaman internet ini manusia sentiasa rasa hebat, masyhur, kaya, tidak memerlukan teguran dan diri menjadi sombong. Lantaran itu manusia tidak lagi mahu mengikut kehendak agamanya yang suci ini. Masing-masing berasakan dirinya sudah hebat dengan mengikut gelagat bintang-bintang filem, penyanyi-penyanyi dan segala jenis seniman yang memporak-perandakan iman umat Islam zaman ini. Antara bentuk-bentuk ikutan yang difikirkan negatif oleh pandangan kita dan agama juga ialah seperti:

Mewarnakan rambut yang hitam dengan warna seperti bulu tupai yang keperang-perangan.


Memotong rambut ala bintang filem Barat, berekor dan jijik dipandang

Memakai subang sebelah seperti anak haram negro

Menyimpan kuku panjang dan mewarnakannya seperti bintang filem makyung Cina

Memakai baju tidak berlengan yang mendedahkan panau dan kurap di tangan.

Memakai seluar yang koyak di lutut untuk menonjolkan kemiskinannya.

Mentatoo lengan seperti orang Siam supaya air sembahyang tidak rata dan sentiasa berkeadaan tidak suci.

Memakai baju yang bercorak lukisan muka hantu dan iblis yang menjijikkan untuk menunjukkan diri sudah menjadi rakan iblis tersebut.

Berkepit dengan pasangan yang bukan muhrim di komplek membeli belah untuk menunjukkan kehebatan diri yang dijadikan Tuhan.

Mengusung anak dara orang dengan motosikal besar ke sana kemari untuk dibuat tontonan.

Ibu bapa membiarkan anak perempuan yang telah baligh tidak menutup aurat dan termasuk membogelkan kepala tanpa bertudung semasa keluar dari rumah .

Ibubapa boleh berkongsi menonton drama tv adegan ciuman dan percintaan serta hubungan jenis tanpa rasa segan silu .

WAHAI INSAN,

WAHAI KHALIFAH ALLAH DI MUKA BUMI INI, INGATLAH ALLAH TIDAK MENGURNIAKAN ANAK-ANAK DAN ISTERI UNTUK DIBANGGA-BANGGAKAN. AMANAH SEBAGAI KHALIFAH ALLAH DI BUMI ADALAH SUATU AMANAH YANG AMAT BERAT UNTUK DIPIKUL, SEHINGGAKAN GUNUNG-GANANG TAKUT MENERIMA AMANAH ALLAH TERSEBUT.

Oleh itu wahai manusia yang bergelar suami dan bapa, peliharalah anak-anak dan isteri dengan mengikut kehendak agama yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah s.a.w sejak dahulu lagi.

Segala yang baik datangnya dari Allah Azza Wa Jalla, segala yang kurang baik adalah dari kelemahan diri saya sendiri......

Wassalam......

Where are we heading....a good one for everyone!!!

HAPPY READING

The paradox of our time in history is that we have taller buildings, but shorter tempers; wider freeways, but narrower viewpoints; we spend more, but have less; we buy more but enjoy it less.

We have bigger houses and smaller families; more conveniences, but less time; we have more degrees, but less sense; more knowledge, but less judgement; more experts, but more problems; more medicine, but less wellness.

We drink too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry too quickly, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much, and pray too seldom.

We talk too much, love too seldom, and hate too often. We've learned how to make a living, but not a life; We've added years to life, not life to years.

We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet the new neighbor. We've conquered outer space, but not inner space; We've done larger things, but not better things.
We've cleaned up the air, but polluted the soul; we've split the atom, but not our prejudice. We write more, but learn less; we plan more, but accomplish less.

We've learned to rush, but not to wait; we have higher incomes, but, lower morals.
We build more computers to hold more information to produce more copies than ever, but have less communication; We've become long on quantity, but short on quality.

These are the days of two incomes, but more divorce; of fancier houses, but broken homes.

These are the days of quick trips, disposable diapers, throw away morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill. Where are we heading ....?

If we die tomorrow, the company that we are working for could easily replace us in a matter of days.  But the family we left behind will feel the loss for the rest of their lives.


And come to think of it, we pour ourselves more into work than to our family an unwise investment indeed.


So what is the morale of the story????

Don't work too hard... and you know what's the full word of family?

 
FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I) (L)OVE (Y)OU












Thursday, January 27, 2011

Malam Jumaat...please read....



Bila sebut jer malam jumaat, semua dok fikir yang bukan-bukan....
dok fikir pasal perkara-perkara sunat untuk dilakukan pada malam Jumaat....terutama kepada yang dah kahwin tu...
Anak-anak pulak amat sensitif bila sebut malam Jumaat....nak mintak tolong tutup pintu pagar pun jadi takut bila teringat malam Jumaat....ngeri...seram sejuk...apa taknya cerita hantu mesti melibatkan malam jumaat...dikatakan hantu selalu berkeliaran pada malam jumaat...betul ker....wallahualam...

Namun demikian, JUMAAT adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Ia adalah hari untuk melipatgandakan ibadah kepada Allah.

Umat Islam bukan saja melakukan ibadat harian wajib seperti solat fardu, bahkan Nabi Muhammad saw menganjurkan beberapa ibadat sunat yang dapat menambahkan ketakwaan kepada Allah. Antara ibadah itu adalah:


Membaca surah as-Sajdah pada sembahyang Subuh yang diiringi pula sujud tilawah ke hadrat Allah.

Tiada ganjaran yang lebih besar bagi mereka yang melakukan ibadat ini melainkan syurga Allah. Hal ini seperti sabda Rasulullah bermaksud: Apabila anak cucu Nabi Adam membaca surah as-Sajdah kemudian mereka sujud kepada Allah, syaitan mengasingkan dirinya dari majlis itu dalam keadaan menangis sambil berkata: "Celakalah aku, anak cucu Nabi Adam diperintah untuk sujud kepada Allah, lantas mereka sujud kepada Allah. Maka, bagi mereka itu balasannya syurga, sedangkan aku juga disuruh untuk sujud kepada Allah, tetapi aku ingkar. Oleh itu, untukku api neraka." (Hadis riwayat Abu Daud)


Membaca surah al-Kahfi.

Ganjaran bagi orang yang membacanya adalah mendapat petunjuk dan pimpinan daripada Allah sepanjang minggu itu.

Hal itu berdasarkan sabda Rasulullah bermaksud: “Barang siapa yang membaca surah al-Kahfi pada Jumaat, nescaya Allah akan menyinari dirinya dengan cahaya antara dua Jumaat." (Hadis riwayat Baihaqi)


Membanyakkan membaca selawat ke atas Nabi.

Ganjaran bagi mereka yang memperbanyakkan selawat ke atas Nabi pada Jumaat adalah kasih sayang dari Rasulullah. Sabda Baginda bermaksud:

”Sesungguhnya antara hari kamu yang paling mulia adalah Jumaat, perbanyakkan berselawat ke atasku, kerana selawat kamu itu disampaikan kepada ku."

Jumaat adalah hari yang Allah gandakan ganjaran amalan baik hamba-Nya yang soleh.

Umat Islam digalakkan mengisi malam Jumaat dengan memperbanyakkan ibadat dan pada siangnya, bersegera ke masjid seawal waktu yang mungkin untuk merebut ganjaran pahala yang besar.

Mereka yang mendengar khutbah Jumaat dengan khusyuk dan bersedekah kepada orang miskin pada Jumaat, itulah orang yang mendapat ganjaran besar daripada Allah.

Keistimewaan itu bertambah menyerlah apabila Allah mensyariatkan sembahyang Jumaat yang wajib dilaksanakan secara berjemaah.

Antara kepentingannya adalah:


Mengukuhkan ikatan kasih sayang antara sesama Islam, yang mana ia adalah unsur terpenting bagi menjamin kekuatan umat Islam.


Memberi ilmu, tunjuk ajar serta nasihat kepada umat Islam melalui khutbah. Ia adalah peluang terbaik untuk memperbaiki kualiti diri.

Pentingnya sembahyang Jumaat, Nabi memberi amaran keras kepada mereka yang tidak hadir ke masjid untuk menunaikan solat Jumaat. Rasulullah bersabda bermaksud : “Barang siapa secara mudah meninggalkan sembahyang Jumaat sebanyak tiga kali berturut-turut, Allah akan menjadikan hatinya keras untuk menerima kebenaran.”

Sembahyang Jumaat ini terlalu penting. Oleh itu, bagi memastikan umat Islam berada di atas landasan yang membawa kecemerlangan dan kejayaan, Baginda meletakkan garis panduan kepada mereka yang menghadirinya.

Perkara itu , bagi memastikan ibadat Jumaat itu benar-benar dapat mendidik jiwa orang yang menghadirinya. Antaranya adalah:


Mengemas diri dengan sebaik-baiknya dan mandi membersihkan dirinya. Ia agar jemaah lain, terutama yang berhampiran dengannya tidak terganggu oleh bau badan atau pakaiannya yang busuk.

Nabi bersabda bermaksud: ”Apabila seseorang kamu menghadiri sembahyang Jumaat, maka hendaklah dia mandi." (Hadis riwayat Muslim)

Dengar lah anak-anak ku sekalian,

Segeralah  ke masjid dengan penuh ketenangan. Tetapi apa yang selalu berlaku adalah kebanyakan umat akan ke masjid pada saat-saat akhir...ada tu sanggup duduk di luar masjid sementara menunggu Imam membaca surat di rakaat pertama , baru lah terhegeh-hegeh masuk masjid....Terdapat juga kalangan yang dok pakai baju melayu tetapi dok melepak atau merempit....mak bapak ingat anak pakai baju melayu pergi sembahyang Jumaat...malangnya dok berkeliaran....

Ingatlah ,mendapatkan saf yang paling depan, berzikir, membaca al-Quran serta berpeluang mendengar khutbah dengan jelas akan mendapat pahala berlipat ganda....Baginda bersabda bermaksud: “Barang siapa yang mandi pada Jumaat, kemudian pergi ke masjid pada awal waktu, maka seolah-olah dia berkorban seekor unta." (Hadis riwayat Bukhari)